Pertemuan 2 Konsep Dasar OOP

 Konsep Dasar OOP

Nama: Hafidz Panji Ashari
NRP: 5025231278
KELAS: PBO-A


  • Objects
    object adalah instance dari sebuah class. Object berisi data (dalam bentuk atribut/properti) dan metode (fungsi) yang dapat dioperasikan untuk berinteraksi dengan data tersebut. Setiap object dapat memiliki nilai properti yang berbeda walaupun berasal dari class yang sama.

    Contoh Objects



  • Class
    class adalah cetak biru (blueprint) atau template untuk membuat objek. Class mendefinisikan atribut (properti atau variabel) dan metode (fungsi atau perilaku) yang akan dimiliki oleh objek yang dibuat dari class tersebut.

    Contoh Class



  • Abstraction
    Abstraction dalam OOP adalah konsep di mana detail internal dari suatu objek disembunyikan, dan hanya fitur penting yang diperlihatkan kepada pengguna. Ini memungkinkan kita untuk fokus pada apa yang dilakukan objek, bukan bagaimana caranya. Abstraction membantu menyederhanakan kompleksitas program dengan hanya menampilkan fungsi-fungsi yang relevan dan menyembunyikan implementasi internal yang rumit.
    Contoh: 

  • Encapsulation
    Encapsulation adalah salah satu prinsip dasar dalam OOP yang berarti "pembungkusan". Tujuan dari encapsulation adalah untuk melindungi data (atribut) dalam sebuah objek agar tidak dapat diakses secara langsung dari luar. Data hanya bisa diakses dan dimodifikasi melalui metode (getter dan setter) yang telah ditentukan. Ini menjaga keamanan dan integritas data, serta mencegah perubahan yang tidak diinginkan.
    Contoh: 

  • Inheritance
    Inheritance (pewarisan) dalam OOP adalah konsep di mana sebuah class dapat mewarisi atribut dan metode dari class lain. Class yang mewarisi disebut subclass atau child class, sedangkan class yang diwarisi disebut superclass atau parent class. Inheritance memungkinkan kita untuk mengelompokkan fitur umum ke dalam satu superclass, sehingga subclass dapat menggunakan atau memperluasnya.
    Contoh:



  • Polymorphism 
    Polymorphism dalam OOP adalah konsep di mana suatu objek bisa memiliki banyak bentuk. Polymorphism memungkinkan metode yang sama untuk memiliki implementasi yang berbeda, tergantung pada objek atau class yang menggunakannya.
    Contoh:



  • Method overloading
    Method overloading dalam OOP adalah bentuk compile-time polymorphism, di mana beberapa metode memiliki nama yang sama tetapi berbeda dalam hal
    Contoh:


















Comments

Popular posts from this blog

Daily Task Manager

EAS

DisplayClock